Ini harus dicapai brothers sehabis melaksanakan ibadah sebulan penuh di bulan Ramadhan. Mensucikan harta dengan zakat fitrah dan memperbaiki hubungan antarmanusia.
”Saat Lebaran kita melakukan silaturahmi yang merupakan sikap yang diagungkan. Baik silaturahmi kepada sesama muslim maupun kepada umat manusia seluruhnya. Hal ini diperintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menyempurnakan akhlak yang mulia,” beber ustadz Abi Utsman Al Mahriy.
Jadi dalam Islam, silaturahmi seperti yang diajarkan saat kita berlebaran sangat bermanfaat. Kembali ke fitrah jadi manusia yang Insya Allah terhapus dari dosa.
”Setelah Lebaran kita harus lebih dekat lagi menjaga silaturahmi. Antarklub yang kurang rukun, coba didekatkan kembali. Di antara biker, coba pikirkan, ada di antara kita yang sudah jauh, tidak lagi bersilaturahmi.Itu juga diterangkan dalam hadits shahih Al Bukhori, tidak halal seorang muslim menjauhi atau memutuskan pertemanan hingga melebihi tiga malam,” mantap Ustman lagi.
Soal tabiat selepas Idul Fitri juga harus diperbaiki. Jika ada brothers yang bertabiat kasar, suka bicara keras dan menyakitkan orang lain, selepas Lebaran nanti harusnya ditinggalkan.
”Dalam Al-Quran dan hadits juga dijelaskan perilaku lemah lembut dianjurkan,” tambah ustadz M. Asnawi Hafid, pengasuh Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Kudus.
Ia juga mengingatkan kepada semua pengendara atau rakyat biker. Baik itu yang dari klub ataupun geng motor yang selama ini dekat dengan nuansa kekerasan agar menjauhi hal itu.
“Kita wajib mencontoh apa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang selalu lemah lembut, bertutur baik dan sopan. Ia adalah rahmat bagi sekalian alam,” wanti Hafid.
Akhir kata, Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin.. (motorplus-online.com)
Mobil Murah Jual Beli Online Harga Murah
